The Foundation was established by
    individuals who have strong intention
    and  dedication to create and provide
    better educational and knowledge
    enhancement programs, formally and
    informally. The foundation's ultimate
    goal is to create and provide such
    programs that will lead to successful
    future, ultimate achievement, and
    toward the betterment of living
    condition and environment for you,
    and all of us.

    However, we understand that working
    on education can not be done alone.

Knowledge, science and technology have been developing to a degree that must
be studied, learned, analyzed and understood, only in inter and multi
disciplinary approaches. In order to carry our mission to reach our objectives,
we keep building, developing and expanding our working network, nationally
and internationally. We invite academic institution, private and public
organization and corporation to become our partner, friend, contributor an

The foundation may receive support and contribution from friend, partner and
supporter. Please see our
partner page, the page that we dedicate to our
partners, friends and supporters.

We will acknowledge and honor your contribution by announcing your friendship
and support on our website.

If you have any question, please
contact us or send email to the
or, or text message to +62816920552

If you want to know more about the foundation, please
review our profile

Legality of the Dharma Shanti Education Foundation:




  • Board of
  • Supervisory
  • Management

Advisory Board


Current Issue
Exlibris &
Info & News
Contact Us
Wisma Indocement 10th Floor, Jl. Jenderal Sudirman Kav 70-71, Jakarta 12910
Phone: 6221-252-0010; Fascimile: 6221-251-0092; Website:
Dharma Shanti Educational Foundation
See the Pictorial Highlights of "Business Ethics"
Discussion programs


get the proceedings of the Business Ethics National
Discussion/Seminar Programs
Dharma Shanti Educational  Foundation is now an Institutional member of
Fulbright Academy of Science & Technology
Last Updated:02/13/2012
Click Here to get the latest
information & news on education,
science and technology
Visit our Collections of
Academic Papers,
Articles to find writing
that may be useful for
your purposes.
Click here to review our
scheduled programs
Challenge and Prospect of Human Capital
Development toward 2020
Seminar to Celebrate the Establishment of the
Department of Human Capital Development, Graduate
School of Management, Faculty of Economics, University
of Indonesia.
Thursday, March 1, 2012

By keeping this mind, we would like to go beyond the
paradigm of Human Resource Management and/or Human
Assets Management. We do not approach people as a
resource or assets.

Why Human Capital?
First, people are not assets, because it represents properties
owned by the business. However the owners of the business
cannot totally control people and their attitude, mind and
behaviour. Whatever regulation we may implement, there is
always a chance for people to break or violate. People are not
also resources, because it may connote that the business use
its resources up to their limit and less consideration to the
welfare of  the people.

Graduate Program in Management, Faculty of Economics
University of Indonesia;
Date: Thursday, March 1, 2012, 08:30-13:00.
Venue: Auditorium Faculty of Economics UI, Depok Campus.
Moderator: Dr. Adi Zakaria Afiff
  1. Prof. Firmanzah, Ph.D., (Faculty of Economics,
    University of Indonesia)
  2. Budi W. Soetjipto DBA (Faculty of Economics,
    University of Indonesia)
  3. Prof. Dr. Enoch Markoem, Faculty of Psychology,
    University of Indonesia
  4. Prof. Dr. Robert Lawang, Faculty of Social Sciences &
    Political Science, University of Indonesia.
  5. Dr. Siti Adiprigandari Adiwoso Ph.D., Faculty of
    Economics, University of Indonesia
  6. Drs. Achmad Kharris Zubair, M.Hum, Faculty of Cultural
    Sciences, Gajah Mada University.
  7. Taat Subekti, Chairman of the Dharma Shanti
    Educational Foundation

Closing Ceremony and Certificate Submission by the Dean of
Faculty of Economics, University of Indonesia.

Limited seat, register now

read more: ................
Discussion on the
Concept and Meaning
of Shanti.
more the meaning of
Education cannot be
done alone.
Be our
partners, friends,
contributors or
Prestasi Graduate Scholarship

PRESTASI adalah program beasiswa penuh yang dibiayai oleh United States
Agency for International Development (USAID) Indonesia dan didedikasikan
bagi calon pemimpin masa depan Indonesia untuk menempuh pendidikan S2
(Master) di Amerika Serikat dan Indonesia (khusus sector Kesehatan)


Read more ..........
Workshop/In-House Training on Human Social
Latar Belakang
Program pembinaan karyawan, khususnya tenaga pemasaran, pada umumnya
masih menekankan kepada pemelajaran tentang berbagai aspek yang
berkaitan dengan konsep “marketing” dan meningkatkan kemampuan dan
keahlian tenaga pemasar sebagai “penjual produk”.

Dalam rancangan ini, pembinaan memandang karyawan lebih sebagai suatu
“social capital” perusahaan, dengan mana perusahaan dapat membangun
pondasi yang kuat dalam pasar di mana produk-produk ditawarkan

Sebagai “social capital”, karyawan tidak lagi hanya menjadi asset bagi
perusahaan semata, tetapi sudah menjadi asset dari komunitas yang terbentuk
dari hubungan yang erat antara perusahaan dengan para nasabahnya.
Karyawan tidak lagi hanya menjadi ”penghubung” (atau perpanjangan tangan)
perusahaan, tetapi sudah menjadi bagian integral dari organisasi perusahaan
dengan para nasabahnya.

Mengapa “Social Capital”?
Salah satu yang sering diabaikan dalam mengelola perusahaan saat ini adalah
pembinaan dan pengembangan “sosial capital”. Dalam banyak pembahasan
berkenaan dengan perusahaan dan kemampuan perusahaan untuk “bertahan
hidup”, terutama di era awal tahun 1990an, adalah memperkuat daya tahan
internal perusahaan dengan mengedepankan sumber daya keuangan, manusia,
serta effisiensi dan effektifitas manajemen dan organisasi perusahaan melalui
berbagai upaya.

Padahal dalam banyak kondisi kritis, justru “social capital” perusahaan, bisa
menjadi tulang punggung kekuatan untuk tetap bisa bertahan. Di Indonesia,
walaupun belum ada penelitian yang serius berkenaan dengan hal ini,
perusahaan-perusahan yang dapat bertahan hidup di masa krisis, sebagian
(bahkan mungkin sebagian besar) daripadanya mengandalkan kepada
kekuatan “social capital” yang dipunyai oleh pendiri, pemilik dan pemimpin
perusahaan semata.

1. Apakah “Social Capital” itu?
Secara sederhana, “social capital” dapat diartikan sebagai suatu sumber daya
atau kemampuan, actual maupun virtual, yang dipunyai seseorang atau
sekelompok orang melalui kepemilikan jaringan, baik secara kelembagaan
maupun pribadi-pribadi, dalam jaringan mana terkandung terbentuknya adanya
pertemanan dan pengakuan secara timbal balik. Jaringan ini terbentuk dalam
suatu hubungan antar individu dan antar organisasi yang dapat dimanfaatkan
untuk memperoleh sesuatu yang dibutuhkan dalam upaya mempertahankan diri
(baik untuk diri pribadi maupun organisasi).  “Social capital” ini merupakan
suatu asset yang tidak kalah pentingnya dengan “financial assets” sebagai
sumber daya. .................................

Relevansi Social Capital dengan Pemasaran:
Dalam perkembangan pendekatan terhadap teori pemasaran, saat ini dikenal
“Relational Marketing”.  C. Grönroos, menyatakan bahwa “relational marketing”
adalah suatu proses perencanaan dan pengaturan, pembinaan, perawatan dan
konsolidasi, jaringan hubungan dengan nasabah dan mitra usaha lainnya, untuk
mencapai suatu tujuan dan memperoleh keuntungan dari jaringan hubungan
tersebut. Dalam pengertian ini, Grönroos menekankan peran penting kemitraan
yang terbentuk antara perusahaan dengan nasabah dan mitra usahanya untuk
memperoleh keuntungan. .....................

read more
Review our New Section on Current Issues that discuss
the current phenomena in our society. This section will
be developed with all of you together to become a topic
or theme for our activity, either as discussion or seminar
program in the near future.
Please Help Us to Improve:
* Required Field



Suggestion, comment, or critique:

We need you to improve our program
activity, our organizing & service
delivering system and other related
issues in reaching our objectives.
Please send us your suggestion,
comment, and critiques on what we
have had done. We are striving to
make ourself better, so we can serve
you the best.

Please send your suggestion,
comment and critique to or

Cordially and Best Wishes,

Dharma Shanti Educational Foundation is now the institutional member of United
Nations Anti Corruption Coalition

Yayasan Pendidikan Dharma
Bank Mandiri, Wisma
Indocement Branch Office,
Acccount no: no:
or through PayPal Account
on behalf of
Send your